
Cambridge B1 Preliminary Writing: Panduan, Tips, dan Contoh Jawaban
Pelajari struktur ujian Writing, cara menjawab email, article dan story, serta strategi mengatur waktu agar persiapan B1 Preliminary lebih terarah.
Cambridge B1 Preliminary (PET) merupakan kualifikasi bahasa Inggris yang mengukur kemampuan peserta pada tingkat B1 berdasarkan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Pada level ini, peserta diharapkan mampu menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dalam berbagai situasi sehari-hari.
Salah satu bagian yang perlu dipersiapkan adalah B1 Preliminary Writing. Dalam tes ini, peserta harus menulis teks sesuai instruksi, mengembangkan ide, menggunakan kosakata yang tepat, dan menyusun kalimat dengan tata bahasa yang sesuai.
Memahami format soal dan kriteria penilaian dapat membantu peserta berlatih dengan lebih efektif. Berikut panduan struktur ujian, tips menjawab, contoh soal, dan contoh jawaban yang bisa digunakan sebagai bahan latihan.
1. Struktur Ujian B1 Preliminary Writing
Pada format ujian B1 Preliminary yang berlaku, bagian Writing terdiri dari dua bagian dengan total waktu pengerjaan 45 menit. Peserta mengerjakan email pada Part 1, kemudian memilih satu tugas berupa article atau story pada Part 2.
| Bagian | Jenis Tugas | Jumlah Kata | Ketentuan |
|---|---|---|---|
| Part 1 | Sekitar 100 kata | Wajib dikerjakan | |
| Part 2 | Article atau Story | Sekitar 100 kata | Pilih satu tugas |
2. Part 1: Menulis Email dalam Bahasa Inggris
Pada Part 1, peserta diminta membalas email berdasarkan situasi yang diberikan. Soal biasanya memuat beberapa poin atau catatan yang harus dijawab dalam tulisan.
Tips Menjawab Soal Email
01. Jawab Semua Poin
Periksa seluruh instruksi sebelum mulai menulis. Jika soal meminta pilihan kegiatan, alasan, dan pertanyaan, pastikan semua bagian tersebut tercantum dalam email.
02. Gunakan Format Email
Susun email dengan salam pembuka, paragraf isi, dan penutup. Contohnya, gunakan Dear Alex untuk pembuka dan See you soon untuk penutup kepada teman.
03. Sesuaikan Gaya Bahasa
Untuk email kepada teman, gunakan bahasa semi-informal yang alami. Ungkapan seperti Thanks for your email, I’d prefer, dan By the way bisa membantu menyampaikan pesan.
04. Susun Paragraf dengan Jelas
Pisahkan ide berdasarkan topik. Hindari memasukkan terlalu banyak informasi yang tidak berkaitan dengan pertanyaan.
Template Email B1 Preliminary
Gunakan kerangka berikut sebagai panduan latihan. Isi email tetap harus disesuaikan dengan instruksi soal.
Thanks for your email! It was great to hear from you. [Respond to the first point.]
Regarding [topic], I’d prefer [choice] because [reason]. As for [another topic], I think [answer and explanation].
By the way, could you tell me [question related to the final point]?
See you soon,
[Your Name]
Contoh Soal Email
You receive an email from your English friend, Alex.
From: Alex
Subject: Next weekend!
Hi! I’m so excited that you’re visiting me next weekend!
Should we go to the cinema or visit the local castle on Saturday?
We can also go out for dinner. Do you like fast food or Italian food?
Let me know if you need to bring anything.
Your task: Write an email to Alex in about 100 words. Respond to all the points below:
- Say that you are happy about the visit.
- Say which activity you prefer.
- Tell Alex which food you like.
- Ask Alex a question about what you need to bring.
Contoh Jawaban Email
Dear Alex,
Thanks for your email! I’m really excited about visiting you next weekend too!
I would prefer to visit the local castle on Saturday because I love historical places and taking photos outdoors.
As for dinner, Italian food sounds perfect to me! I really enjoy eating pizza and pasta, so that would be great.
Before I pack my bags, could you tell me if I need to bring anything special, like warm clothes or a raincoat?
See you very soon!
Best,
[Your Name]
Contoh tersebut menjawab seluruh poin, menjelaskan alasan pilihan, dan mengajukan pertanyaan yang relevan. Saat berlatih, periksa kembali grammar, ejaan, dan jumlah kata agar tulisan semakin terarah.
3. Part 2: Article atau Story
Pada Part 2, peserta memilih satu tugas dari dua jenis tulisan, yaitu article atau story. Keduanya memiliki tujuan dan karakteristik berbeda sehingga perlu dikerjakan dengan strategi yang sesuai.
A. Article: Menulis Artikel Pendek
Article meminta peserta menyampaikan pendapat, pengalaman, atau rekomendasi tentang topik tertentu. Tulisan harus relevan dengan pertanyaan dan menarik untuk dibaca.
Tips Menulis Article
- Pahami topik: Pastikan tulisan menjawab pertanyaan yang diberikan.
- Buat judul relevan: Pilih judul yang menggambarkan isi artikel.
- Mulai dengan menarik: Gunakan pertanyaan atau pernyataan yang memperkenalkan topik.
- Kembangkan ide: Berikan alasan, pengalaman, atau contoh yang mendukung pendapat.
- Akhiri dengan jelas: Tutup tulisan menggunakan kesimpulan atau rekomendasi yang sesuai.
Kerangka Article
Introduction: Introduce the topic and attract the reader’s attention.
Main Paragraph: Explain your ideas and give reasons or examples.
Conclusion: Summarise your opinion or give a recommendation.
Kerangka tersebut membantu menjaga alur tulisan. Namun, isi dan gaya bahasa harus tetap mengikuti instruksi soal yang sebenarnya.
B. Story: Menulis Cerita Pendek
Story mengharuskan peserta mengembangkan cerita berdasarkan instruksi yang diberikan. Dalam beberapa soal, peserta mendapatkan kalimat pembuka yang wajib digunakan sebagai kalimat pertama.
Tips Menulis Story
- Ikuti kalimat pembuka: Jika soal memberikan kalimat awal, gunakan kalimat tersebut sesuai instruksi.
- Bangun alur yang jelas: Mulai dari situasi awal, kejadian utama, lalu penyelesaian.
- Gunakan tenses yang sesuai: Past Simple untuk kejadian utama, Past Continuous untuk kegiatan yang sedang berlangsung, dan Past Perfect jika perlu menjelaskan kejadian yang lebih dahulu terjadi.
- Gunakan time connectors: Contohnya at first, suddenly, then, after that, dan finally.
- Tutup cerita dengan baik: Pastikan akhir cerita sesuai dengan rangkaian kejadian sebelumnya.
Kerangka Story
Beginning: At first, [describe the situation and setting].
Main Event: Suddenly, [describe an unexpected event]. Then, [explain what happened next].
Ending: In the end, [explain the result]. It was [describe the final experience].
Contoh Soal Story
Your English teacher has asked you to write a story. Your story must begin with this sentence:
Write your story in about 100 words.
Contoh Jawaban Story
When Sarah opened the letter, she couldn’t believe her eyes. She had won first prize in the national photography competition!
She was so shocked that she immediately ran to the kitchen to tell her mother the amazing news. Her mother hugged her tightly, and they both started laughing with joy. The prize was a brand-new camera and a trip to London.
Two weeks later, Sarah was on a plane to London, holding her new camera. It was the happiest day of her life, and she knew she would never forget it.
Cerita tersebut menggunakan kalimat pembuka yang diberikan, mengembangkan kejadian utama, dan menutup cerita dengan penyelesaian yang jelas. Bentuk lampau juga membantu menjaga konsistensi waktu dalam cerita.
4. Empat Kriteria Penilaian B1 Preliminary Writing
Penilaian Writing tidak hanya berfokus pada jumlah kata atau benar tidaknya grammar. Cambridge menggunakan empat kriteria utama untuk mengevaluasi kualitas tulisan peserta.
01. Content
Kriteria ini menilai apakah tulisan memenuhi instruksi dan menyampaikan informasi yang diminta. Pada email, semua poin dalam soal harus dijawab secara relevan.
02. Communicative Achievement
Kriteria ini menilai kemampuan menyampaikan pesan sesuai tujuan dan pembaca. Email kepada teman perlu terdengar alami, sedangkan article harus menyampaikan ide dengan cara yang sesuai bagi pembacanya.
03. Organisation
Kriteria ini berkaitan dengan susunan ide, paragraf, dan penggunaan kata penghubung. Tulisan yang terorganisasi membantu pembaca memahami hubungan antaride dengan lebih mudah.
04. Language
Kriteria ini mencakup penggunaan tata bahasa dan kosakata. Peserta perlu menggunakan struktur kalimat dan pilihan kata yang sesuai dengan level B1 sambil menjaga kejelasan pesan.
5. Strategi Mengatur Waktu Selama 45 Menit
Peserta perlu membagi waktu secara efektif agar kedua tugas dapat diselesaikan dan masih tersedia waktu untuk memeriksa jawaban.
| Aktivitas | Perkiraan Waktu |
|---|---|
| Membaca instruksi dan merencanakan Part 1 | 5 menit |
| Menulis email Part 1 | 15 menit |
| Membaca pilihan dan merencanakan Part 2 | 5 menit |
| Menulis article atau story Part 2 | 15 menit |
| Memeriksa kedua jawaban | 5 menit |
| Total | 45 menit |
Pembagian di atas merupakan strategi latihan, bukan ketentuan waktu resmi per bagian. Sesuaikan pembagian waktu dengan kebutuhan dan kecepatan menulis masing-masing.
Saat memeriksa jawaban, pastikan seluruh instruksi sudah dijawab, paragraf tersusun dengan jelas, tenses digunakan secara tepat, serta tidak ada kesalahan ejaan atau kata yang terlewat.
6. Cara Mempersiapkan Diri Menghadapi B1 Preliminary Writing
Persiapan Writing sebaiknya dilakukan secara bertahap, bukan hanya dengan menghafalkan template. Peserta perlu membangun kemampuan memahami instruksi, mengembangkan ide, memilih kosakata, dan menyusun kalimat yang mudah dipahami.
- Berlatih menulis email dengan topik berbeda, seperti liburan, kegiatan sekolah, atau rencana akhir pekan.
- Menulis article berdasarkan pertanyaan yang meminta pendapat, alasan, atau rekomendasi.
- Membuat story dengan urutan kejadian dan penggunaan tenses yang sesuai.
- Memperluas kosakata melalui bacaan berbahasa Inggris dan mempelajari ungkapan dalam berbagai konteks.
- Memeriksa tulisan menggunakan empat kriteria penilaian: Content, Communicative Achievement, Organisation, dan Language.
- Meminta umpan balik dari pengajar untuk memperbaiki kesalahan yang berulang.
Latihan yang konsisten membantu peserta memahami kelemahan, memperbaiki kualitas tulisan, dan menentukan aspek yang perlu ditingkatkan sebelum mengikuti ujian.
7. Kenali Level Bahasa Inggris Sebelum Menentukan Target Belajar
Kemampuan Writing perlu dikembangkan bersama keterampilan Reading, Listening, dan Speaking. Namun, setiap peserta bisa memiliki kekuatan dan kebutuhan belajar yang berbeda pada masing-masing keterampilan.
Karena itu, menentukan target belajar sebaiknya diawali dengan memahami kemampuan bahasa Inggris saat ini. Common European Framework of Reference for Languages (CEFR) menyediakan kerangka level dari Pre-A1 hingga C2 untuk menggambarkan kemampuan bahasa secara bertahap.
English Acceleration (EA) membantu peserta mengenali level bahasa Inggris melalui Placement Test berbasis CEFR. Hasilnya dapat menjadi dasar untuk memahami kemampuan saat ini dan menentukan arah pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan belajar.
Melalui konsultasi, peserta dapat memperoleh informasi mengenai level, interpretasi kemampuan, rekomendasi program, dan roadmap pembelajaran. Dengan demikian, proses belajar dapat direncanakan secara lebih terarah sebelum melanjutkan ke tahap pengembangan kemampuan dan persiapan sertifikasi.
Yuk, Kenali Level Bahasa Inggris Anda!
Belum yakin apakah kemampuan bahasa Inggris Anda sudah sesuai untuk mulai mempersiapkan B1 Preliminary? Kenali level Anda terlebih dahulu melalui Placement Test bersama English Acceleration.
Cek level bahasa Inggris secara gratis dan konsultasikan kebutuhan belajar Anda dengan Admin EA.
Cek Level Bahasa Inggris Gratis →
https://s.id/eaceklevelbahasainggris
Mulai dari level yang sesuai, kembangkan kemampuan secara bertahap, dan tentukan target belajar bersama English Acceleration.
English Acceleration — Your International English Development Center.
English Acceleration
Your International English Development Center
Head Office:
Menara 165 Lantai 4, Jakarta Selatan.
Palembang Sudirman:
Jalan Jendral Sudirman KM 3 No. 2937, Palembang. WhatsApp 0822-7918-0925
Palembang Jakabaring:
Pertokoan No.12, Jalan Pendidikan, Sungai Kedukan, Jakabaring, Palembang. WhatsApp 0851-6717-8440
Baturaja 1:
Jalan Dr. Moh. Hatta Ruko 1-2, sebelah Mixue Taman Kota. WhatsApp 0813-6895-9451
Baturaja.Baturaja 2:
Jalan May. Ismail Husin, Ruko No.2 sebelah UB Mart Samsat. WhatsApp 0813-6719-8484
Melalui berbagai program yang tersedia, English Acceleration terus berupaya menjadi bagian dari lahirnya generasi Indonesia yang mampu berkomunikasi dan berkompetisi di tingkat internasional.